Pinrangkab.go.id — Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menggelar sebuah acara besar, Uji Kompetensi (UKOM) untuk jabatan fungsional kesehatan, Senin (29/04/2024). Acara ini menjadi sorotan utama di kalangan tenaga kesehatan. Dengan peserta sebanyak 206 orang yang terdiri dari berbagai jabatan fungsional kesehatan yang berasal dari dalam dan luar kabupaten Pinrang, bahkan ada dari luar provinsi Sul-Sel.  UKOM ini menjadi sebuah panggung penting dalam memperkuat dan mengukur kompetensi para tenaga kesehatan di daerah.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes. Beliau, yang dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, memberikan semangat kepada para peserta untuk mengikuti UKOM ini dengan penuh dedikasi dan semangat. Turut hadir Kabid SDK, dr. Eko Nugroho, M.Adm.Kes, yang merupakan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Kehadiran beliau memberikan tambahan nilai bagi acara ini, dengan membawakan materi terkait Kebijakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan.

Menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya UKOM ini, Kabid SDK Dinkes Pinrang, Iswady Wahid, S.Si, M.Si, Apt, selaku ketua penyelenggara, menjelaskan bahwa UKOM merupakan sebuah proses penting untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja pejabat fungsional kesehatan.

“Ini merupakan langkah yang perlu dilakukan oleh para tenaga kesehatan yang ingin memenuhi syarat kenaikan jenjang jabatan setingkat lebih tinggi,” ujar Iswady Wahid.

Kegiatan UKOM kali ini merupakan yang kedua pada tahun ini diadakan oleh Dinkes Pinrang setelah suksesnya kegiatan sebelumnya. Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Melalui UKOM, diharapkan para peserta dapat menunjukkan kompetensi mereka serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat dalam menjalankan tugas sehari-hari di lapangan.

Dalam suasana yang penuh semangat, peserta UKOM memulai rangkaian kegiatan dengan penuh antusiasme. Meskipun diadakan secara daring dan luring, namun semangat untuk berkompetisi dan belajar tetap terasa di antara peserta. Mereka dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan bidang jabatan fungsional kesehatan masing-masing untuk mengikuti serangkaian uji dan penilaian yang disiapkan oleh panitia.

Rangkaian kegiatan UKOM ini mencakup berbagai aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang relevan dengan jabatan fungsional kesehatan. Penilaian portofolio sebagai penilaian yang mengacu pada butir kegiatan jenjang jabatan yang sedang dipangku dan jenjang jabatan yang akan dipangku. Selanjutnya Tim penguji melakukan penilaian terhadap logbook terkait MVAT-nya yaitu (Memadai, Valid, Asli dan Terkini).

Selama proses UKOM berlangsung, suasana penuh kegembiraan dan juga tegang terasa di antara peserta. Mereka berlomba-lomba memberikan yang terbaik, tidak hanya untuk memenuhi syarat kenaikan jabatan, tetapi juga untuk mengukur sejauh mana mereka telah berkembang dalam profesi kesehatan mereka. Diskusi-diskusi yang terjadi di antara peserta tidak hanya berfokus pada jawaban, tetapi juga pada berbagi pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes, dalam sambutannya, mengapresiasi dedikasi dan semangat para peserta dalam mengikuti UKOM ini. “Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen kita semua dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya dengan penuh semangat. Beliau juga menekankan pentingnya terus belajar dan mengembangkan diri sebagai seorang tenaga kesehatan yang profesional dan berkualitas.

Dengan demikian, Uji Kompetensi (UKOM) Jabatan Fungsional Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, merupakan sebuah tonggak penting dalam pengembangan tenaga kesehatan di daerah tersebut. Melalui UKOM ini, diharapkan para tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan kompetensinya serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. (rsd/dks)