Pinrangkab.go.id – Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi selatan menggelar kegiatan Pengukuhan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk Kota dan Kabupaten di Provinsi Sulawesi selatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pinrang Irwan Hamid, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pinrang Agurhan Madjid dan Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Kabupaten Pinrang Harumin.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi selatan Budi Hanoto dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten / Kota di Sulawesi selatan yang hadir untuk dikukuhkan sebagai TP2DD.

Budi melanjutkan, saat ini, Provinsi Sulawesi selatan menjadi Provinsi yang tercepat, terdepan dan terbanyak mengukuhkan TP2DD.

Budi mengungkapkan, provinsi Sulawesi selatan menjadi Provinsi urutan ke 8 sebagai provinsi pengguna internet terbanyak, 5,8 juta orang atau 65% dari total populasi pada tahun 2020, hal ini, lanjut Budi merupakan potensi yang sangat besar utamanya dalam perkembangan ekonomi dan keuangan digital.

“Sulawesi selatan memberikan kontribusi terbesar untuk transaksi E-Commerce di KTI dengan pangsa 15,7 persen pada tahun 2020” ungkap Budi.

Sementara terkait penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS), Sulawesi selatan dinilai sangat massif dalam penetrasi teknologi pembayaran ini.

per Maret 2021, lanjutnya, Sulawesi selatan merupakan provinsi ketujuh dengan jumlah merchant QRIS terbanyak, yaitu mencapai 201.182 merchant. Sehingga, Sulsel memiliki pertumbuhan sebesar 163,5 persen (yoy) di atas pertumbuhan nasional.

Sementara itu, Bupati Pinrang Irwan Hamid sangat antusias dan mengajak masyarakat Pinrang untuk menggunakan QRIS, selain mudah, Bupati Irwan juga menjelaskan bahwa sistem pembayaran ini juga sangat aman serta dapat dimanfaatkan untuk melakukan berbagai jenis pembayaran.(*/)