Potensi Daerah | Info Sektoral |
| Senin, 11 Mei 2009 | |||||||||
|
Berdasarkan struktur perekonomiannya Kabupaten Pinrang merupakan daerah agraris dengan berbagai potensi pertanian yang dimiliki, dengan rincian sebagai berikut : Wilayah Daratan : 1.961,77 Ha, terdiri atas : § Areal Hutan : 93.360 Ha (47,59%) § Areal Sawah : 48.090 Ha (24,51%) § Areal Perkebunan : 13.340 Ha (6,8%) § Areal Tambak : 11.613 Ha (5,92%) § Areal Rawa : 1.205 Ha (0,61%) § Areal Kolam : 160 Ha (0,08%) § Areal Padang Rumput : 6.905 Ha (3,52%) § Areal Pemukiman : 11.167 Ha (5,69%) § Lain-lain : 10.337 Ha (5,27%)a. Mata Pencaharian Mata pencaharian penduduk terbesar di Kabupaten Pinrang pada tahun 2008 adalah sektor pertanian yaitu sebesar 68,82 % (170,022 KK), sedangkan mata pencaharian penduduk terkecil adalah dibidang perbankan, jasa dan bidang lainnya. b. Tenaga Kerja Di Kabupaten Pinrang pada Tahun 2008, penduduk usia kerja 15 tahun keatas yang termasuk dalam usia kerja sekitar 59,31% angkatan kerja dan sekitar 40,70 % bukan angkatan kerja. Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Kabupaten Pinrang Tahun 2008. Mencapai 59,31 % yang berarti 100 penduduk usia kerja 59 diantaranya angkatan kerja. c. Jumlah Penduduk Jumlah Penduduk Kabupaten Pinrang pada tahun 2008 sebanyak 332.921 jiwa yang tersebar di 12 Kecamatan. Kepadatan penduduk adalah 170 jiwa / Km² dengan rata-rata 3,201 jiwa penduduk / desa-kelurahan. Potensi Unggulan Daerah Pertanian Potensi sektor pertanian di Kabupaten Pinrang terutama tanaman pangan dengan komoditas andalan padi, sangat besar sehingga dapat diandalkan sebagai salah satu andalan stimulator perekonomian daerah ini. Dengan potensi dan keunggulan tersebut Kabupaten Pinrang ditetapkan sebagai salah satu sentra produksi utama pengembangan tanaman padi di Sulawesi Selatan. Adapun lahan panen untuk produksi padi tahun 2008 adalah seluas 85.259 Ha dan mampu memproduksi padi sebanyak 540.115 ton, komoditas lainnya yang juga merupakan komoditas andalan adalah tanaman palawija seperti jagung. Produksi jagung di Kabupaten Pinrang Tahun 2008 sebesar 13.718 ton dengan luas panen 3.904 Ha. Sedangkan hortikultura (buah-buahan) sebanyak 185.749 ton dan sayur - sayuran seluas 1.326 Ha dengan produksi sebesar 7.800 ton. Perkebunan Tanaman perkebunan yang cukup dominan di Kabupaten Pinrang antara lain kakao yang berproduksi 24.553 ton dan kelapa (kelapa dalam dan kelapa hybrida) dengan produksi sebanyak 8.987 ton. Peternakan Jenis ternak yang diusahakan petani di Kabupaten Pinrang yaitu sapi, kerbau, kuda dan kambing. Sedangkan jenis unggas yaitu ayam buras, ayam ras petelur, ayam ras pedaging serta itik. Populasi ternak yang paling banyak diusahakan di Kabupaten Pinrang adalah ternak sapi dengan jumlah populasi 38.011, kerbau sebanyak 4.509 ekor pada tahun 2007. Sedangkan ternak yang kurang diusahakan adalah kuda dengan jumlah populasi 2.723 ekor. Kemudian jenis unggas yang diusahakan adalah ayam buras dengan populasi sebanyak 1.442.961 ekor, ayam ras petelur sebanyak 368.978 ekor dan itik sebanyak 518.949 ekor serta produksi daging sebanyak 1.934.923 kg dan telur sebanyak 5.559.005 butir. Perikanan dan Kelautan Potensi sumber daya laut untuk Kabupaten Pinrang yang mempunyai panjang pantai ± 93 Km sangat berlimpah dengan komoditas andalan antara lain perikanan laut dan darat khususnya komoditas ikan dan udang. Produksi udang di Kabupaten Pinrang sebagian besar dipasarkan keluar daerah antar pulau maupun ekspor dengan produksi perikanan darat tahun 2008 sebesar 880,85 ton dengan luas areal pengusahaan seluas 17.173,45 Ha yang terdiri dari budidaya air payau maupun air tawar. Kehutanan Peranan hutan erat hubungannya dengan munculnya industri sebagai dimensi baru dalam kehidupan ekonomi manusia. Saat ini hutan tidak lagi semata-mata dipandang sebagai sumber diperolehnya tanah pertanian baru melainkan sebagai sumber bahan mentah untuk industri, misalnya kayu, rotan dan damar. Areal hutan yang ada di Kabupaten Pinrang seluas 72.828 Ha dengan rincian fungsi yaitu : Hutan lindung seluas 46.782 Ha, Hutan produksi terbatas seluas 26.049 Ha dan lahan kritis seluas 19.000 Ha serta untuk pesisr pantai yang memungkinkan untuk rehabilitasi hutan mangrov sepanjang ± 92 km.
Pariwisata
Jenis Kawasan Khusus yaitu Tempat Obyek Wisata dan Status Kepemilikan
|
|||||||||
| Berita dan Artikel |
| Sambutan Bupati |
| Statistik 2008 |
| Khas Pinrang |
| Galeri Foto |
| Google Maps |
| Alamat Penting |
| Peta Situs |
| Buku Tamu |
| Data Frequensi Radio |
| Pasang Berita/Artikel |